[Fanfic] Aku dan Kalian

Benarkah kata orang-orang? Mengenai tempat asalmu. Kemanapun kau pergi, sejauh apapun kau pergi darinya. Kau, pada akhirnya, akan tetap kembali ke asalmu. Kurasa itulah yang terjadi padaku. Seoul, kota yang tidak pernah lagi ingin ku kembali padanya. Seoul, kota tempatku dilahirkan dan dibesarkan. Kota yang penuh kenangan yang tidak ingin ku ingat lagi.

Dan sehari yang lalu aku harus kembali ke negara asalku, Korea Selatan. Aku berjalan-jalan santau dan menikmati udara dingin di taman kota. Menyelusuri setiap tempat yang pernah ku datangi bersama’nya’. ‘Pria itu’lah alasanku untuk pergi sejauh-jauhnya dari negara ini dan memilih tinggal di San Diego bersama nenekku tersayang. Rasanya menyakitkan setiap kali mengingat orang itu. Tapi lebih menyakitkan ketika dia mengundangku ke acara pernikahannya dengan wanita lain, bukan aku.

Pria itu adalah sahabatku dari kecil. Aku tahu dia hanya menganggapku sebatas sahabat saja. Dia tidak pernah membiarkanku menyatakan perasaanku padanya. Namun salahkah, jika aku berharap lebih dari persahabatan kami. Tidakkah dia juga merasakan apa yang kurasakan?

 

Cho Kyuhyun & Park Yong Na

 

Aku menatap miris undangan yang bewarna emas itu. Ternyata mereka sudah sejauh ini. Yong Na adalah adik kelasku di SMA dulu. Dan dia mempunyai seorang kakak bernama Park Jung Soo yang berteman akrab dengan Kyu dan aku. Dan aku tidak pernah tahu bahwa Kyuhyun sudah menyukai Yong Na sejak SMP.

Puncaknya terjadi ketika acara promnite di sekolah. Cho Kyuhyun menyatakan cintanya didepan semua orang yang hadir. Seketika itu pula hatiku hancur dan perlahan-lahan dia mulai menghilang dari hidupku.

Aku memang gadis jahat. Karena tidak terima Kyuhyun pergi begitu saja dari hidupku, aku mulai mengancam Yong Na untuk menjauhi Kyuhyun. Aku mengancam akan melakukan hal yang tidak dia inginkan pada Kyu. Dia hanya menangis lalu berjanji.

Setelah beberapa hari, ku lihat Kyuhyun duduk malamun di balkon rumahnya. Dia terlihat sedih dan tidak bersemangat. Sampai ku tahu ternyata penyebabnya karena gadis itu. Yong Na tiba-tiba menghilang dan mengacuhkannya. Aku tidak menyangka gadis itu akan menepati janjinya. Aku mencoba untuk menghiburnya dan mengatakan bahwa gadis itu tidak pantas bersamanya. Bukannya aku membuat perasaannya membaik, malah aku membuatnya marah dan mengusirku. Untuk pertama kalinya, dia berani mengusirku pergi dari rumahnya.

Sebulan hingga dua bulan gadis itu tidak menunjukkan dirinya di depan Kyuhyun. Bahkan Kyuhyun sering marah-marah padaku. Pokoknya apapun yang kulakukan untuknya menurutnya salah. Karena tidak tahan dengan semua itu, akhirnya ku katakan semua padanya yang telah ku lakukan dan apa yang ku rasakan. Bahwa aku menyukainya dan tidak rela melihatnya bersama dengan orang lain. Bahwa aku juga lah yang telah membuat Yong Na menghilang darinya.

Tentu saja, Kyuhyun terkejut dan marah besar. Dia mengatakan bahwa dia tidak pernah mencintaiku seperti dia mencintai Yong Na dan dia kecewa kepadaku yang sudah dianggapnya sebagai adiknya sendiri. Dan yang paling membuatku sedih ketika dia mengatakan dia tidak ingin lagi melihatku. Dia meminta maaf padaku karena selamanya dia tidak pernah bisa membalas perasaanku. Semenjak saat itu, aku sadar, tidak ada gunanya lagi aku mengejar cinta Kyu. Aku merasa bersalah pada gadis itu dan menyesal lalu memutuskan untuk pindah ke luar negeri.

Kyuhyun terlihat tampan memakai setelan jas putih itu dan Yong Na terlihat anggun dan cantik di sebelahnya. Mereka telah resmi menjadi suami istri sekarang. Aku melangkahkan kakiku menuju ke arah mereka. Yong Na yang pertama kali sadar dan melihatku datang. Kyuhyun terlihat sedikit kaget melihatku. Aku mengucapkan selamat kepada mereka. Pandanganku beralih ke Yong Na. Aku maju selangkah dan memeluknya.

Tubuhnya menegang namun lama-kelamaan kembali rileks. Aku membisikkan kata maafku dan pernyesalanku atas apa yang kulakukan dimasa lalu pada mereka. Dia mengelus punggungku dengan lembut. Air mataku pun tumpah. Lalu dia melepaskan pelukanku dan membantuku menghapus air mataku. Ternyata dia baik sekali.

Setelah itu aku berpamitan kepada mereka. Beberapa jam kemudian aku akan kembali ke San Diego. Aku memang tidak berencana untuk berlamaaa-lama disini. Yong Na memintaku untuk mengunjunginya nanti dan aku pun berjanji mengunjungi mereka. Hatiku menjadi terasa lega. Rasa bersalah yang ku tanggung selama hampir 4 tahun ini akhirnya menghilang. Mungkin diluar sana, ada salah satu cinta untukku.

 

KKEUT

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s